
BALLEANGIN, PANGKEP — Perkumpulan Penggerak Pariwisata (Pajokka) Balocci resmi melantik kepengurusan baru sekaligus menggelar Rapat Kerja sebagai langkah awal memperkuat organisasi dan menyusun arah program pengembangan pariwisata berbasis masyarakat di Kecamatan Balocci, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep).
Kegiatan yang berlangsung di Desa Wisata Balleangin, Kecamatan Balocci, tersebut dihadiri sejumlah pemangku kepentingan, di antaranya Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Pangkep Imam Takbir, Kepala SPTN Wilayah I Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung Yusri, Dewan Pengarah Pajokka Balocci Ibu Hamirah, Ketua KNPI Kecamatan Balocci Irma Iskandar, serta tokoh masyarakat dan tamu undangan lainnya.

Prosesi pelantikan berlangsung khidmat. Rangkaian acara diawali dengan penyambutan tamu melalui Tari Paduppa, kemudian dilanjutkan dengan pembacaan Surat Keputusan, pengambilan sumpah/janji pengurus, dan penandatanganan berita acara pelantikan. Pengurus Pajokka Balocci selanjutnya secara resmi dilantik oleh Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Pangkep, Imam Takbir.
Dalam laporan panitia, Gilang Ramadhan menyampaikan bahwa pelantikan dan rapat kerja merupakan momentum penting untuk memperkuat komitmen kepengurusan sekaligus memastikan organisasi memiliki arah gerak yang lebih terencana. Ia menyampaikan apresiasi kepada pemerintah, mitra, tokoh masyarakat, dan seluruh keluarga besar Pajokka Balocci yang telah memberikan dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan.
Menurut Gilang, pelantikan bukan sekadar agenda seremonial, tetapi menjadi awal dari tanggung jawab baru bagi seluruh pengurus untuk menjalankan amanah organisasi dan terus memberikan kontribusi bagi masyarakat melalui sektor pariwisata.
Sementara itu, Ketua Umum Pajokka Balocci terpilih, Al Ihsan, menegaskan komitmennya untuk membawa organisasi semakin solid, adaptif, dan inovatif. Kepengurusan baru diharapkan mampu melanjutkan berbagai program yang telah berjalan sekaligus menghadirkan gagasan baru yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan perkembangan pariwisata.
Al Ihsan juga menekankan pentingnya membangun kolaborasi dengan berbagai pihak. Menurutnya, pengembangan pariwisata tidak dapat dilakukan secara sendiri, melainkan membutuhkan sinergi antara pemerintah, komunitas, masyarakat, pemuda, pelaku usaha, pengelola destinasi, dan berbagai mitra lainnya.
“Pajokka Balocci harus tetap menjadi organisasi yang tumbuh dari masyarakat dan bekerja untuk masyarakat,” menjadi semangat yang ditekankan dalam kepengurusan baru tersebut, dengan tetap mengedepankan keberlanjutan lingkungan dan potensi budaya lokal.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Pangkep, Imam Takbir, memberikan apresiasi terhadap peran Pajokka Balocci dalam mendorong pengembangan pariwisata di tingkat masyarakat.
Imam Takbir menekankan bahwa pembangunan pariwisata membutuhkan kolaborasi multipihak. Pemerintah, menurutnya, tidak dapat bekerja sendiri dalam mengembangkan seluruh potensi pariwisata yang ada di Kabupaten Pangkep. Karena itu, komunitas seperti Pajokka Balocci memiliki peran strategis dalam menggerakkan masyarakat dan mengembangkan potensi lokal.
Ia juga mendorong Pajokka Balocci agar terus melahirkan inovasi yang tidak hanya meningkatkan daya tarik destinasi, tetapi juga memberikan dampak ekonomi dan sosial bagi masyarakat. Pengembangan pariwisata diharapkan mampu membuka peluang usaha, meningkatkan kapasitas masyarakat, menjaga lingkungan, serta memperkuat identitas budaya lokal.
Usai prosesi pelantikan, kegiatan dilanjutkan dengan Rapat Kerja Pajokka Balocci. Forum tersebut menjadi ruang bagi pengurus untuk menyusun arah dan prioritas program kerja sekaligus menyatukan gagasan dalam menjalankan kepengurusan ke depan.

Sejumlah agenda strategis menjadi bagian dari pembahasan, antara lain pengembangan destinasi wisata, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, pemberdayaan masyarakat, promosi pariwisata, pengembangan wisata berbasis alam dan budaya, serta penguatan jejaring kemitraan.
Rapat kerja juga menjadi momentum untuk memastikan setiap program yang dirancang memiliki arah yang jelas, dapat dilaksanakan secara kolaboratif, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Dengan dilantiknya kepengurusan baru dan dilaksanakannya rapat kerja, Pajokka Balocci memasuki fase baru dalam perjalanan organisasinya. Kepengurusan baru diharapkan mampu memperkuat fondasi organisasi sekaligus memperluas kolaborasi dalam mengembangkan potensi pariwisata Kecamatan Balocci.
Bagi Pajokka Balocci, pelantikan bukanlah akhir dari sebuah proses, melainkan awal dari tanggung jawab dan kerja bersama untuk menghadirkan pariwisata yang tidak hanya menarik wisatawan, tetapi juga memberikan manfaat bagi masyarakat dan menjaga kelestarian alam.
Dengan semangat “Dari Kaki Gunung, Kami Menginspirasi Negeri,” Pajokka Balocci berkomitmen untuk terus bergerak, berkolaborasi, dan berkarya dalam membangun pariwisata yang berkelanjutan, inklusif, dan berbasis masyarakat.