Selamat Datang di Situs Resmi Pajokka Balocci
Selamat Datang di Situs Resmi Pajokka Balocci
31 Mar 2026 Berita Pemberdayaan Wisata

Langkah Nyata Pajokka Balocci: Membentuk Generasi Muda Pelopor Ekowisata Berkelanjutan

Program Sustainable Ecotourism Balleangin kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun pariwisata berkelanjutan berbasis masyarakat. Melalui inisiatif yang digagas oleh Pajokka Balocci, program ini tidak hanya menghadirkan keindahan alam sebagai daya tarik, tetapi juga menanamkan nilai penting tentang pelestarian lingkungan, budaya, dan pemberdayaan generasi muda sebagai aktor utama perubahan.

Pada 26 Maret 2026, Pajokka Balocci sukses menyelenggarakan Pelatihan Pemandu Ekowisata bagi Pemuda di Kelurahan Balleangin. Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Pangkep yang juga hadir sebagai narasumber utama. Turut hadir dalam kegiatan ini Pemerintah Kelurahan Balleangin, Polsek Balocci, serta tokoh masyarakat yang memberikan dukungan penuh terhadap pengembangan wisata lokal.

Pelatihan ini menjadi momentum penting bagi para pemuda berusia 16–30 tahun untuk memahami peran strategis mereka dalam dunia ekowisata. Tidak hanya mendapatkan materi di dalam ruangan, para peserta juga diajak untuk mengasah kemampuan secara langsung melalui praktik lapangan.

Pengalaman belajar berlanjut pada 27–29 Maret 2026, di mana peserta mengikuti praktik kepemanduan ekowisata di Toraja Utara. Dalam kegiatan ini, peserta didampingi oleh pemandu ahli yang sarat pengalaman, Bapak Baso, yang dengan penuh dedikasi membagikan pengetahuan serta kearifan lokal yang telah ia pelajari selama puluhan tahun.

Lokasi praktik dipilih secara strategis di kawasan wisata budaya Kete’ Kesu, yang terkenal dengan rumah adat tongkonan dan kompleks makam leluhur. Di sini, peserta belajar bagaimana membangun storytelling wisata yang autentik dan berkesan bagi pengunjung. Perjalanan kemudian dilanjutkan ke Kalimbuang Bori, sebuah situs megalitikum yang menjadi lokasi pelaksanaan upacara adat sakral Rambu Solo’. Di tempat ini, peserta tidak hanya belajar tentang kepemanduan, tetapi juga menyelami makna filosofis dari tradisi budaya Toraja yang mendalam.

Melalui rangkaian kegiatan ini, Pajokka Balocci berhasil menghadirkan ruang belajar yang inspiratif dan aplikatif bagi generasi muda. Program ini tidak sekadar mencetak pemandu wisata, tetapi juga menumbuhkan kesadaran akan pentingnya menjaga harmoni antara manusia, alam, dan budaya.

Ke depan, Pajokka Balocci berharap para peserta dapat menjadi garda terdepan dalam mengembangkan ekowisata di Balleangin untuk menghadirkan pengalaman wisata yang tidak hanya menarik, tetapi juga edukatif, berkelanjutan, dan berakar kuat pada kearifan lokal.

Artikel Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *